Konferensi pers BPOM beserta Fakultas Kedokteran Unair. Merujuk hasil kerja sama penelitian Fakultas KedokteranUnair dan BPOM, ekstrak daun jambu biji bisa menghambat pertumbuhan virus dengue. Bahan itu juga meningkatkantrombosit tanpa efek samping. Masyarakat mesti memperhatikan informasi penting ini.
Berdasarkan hasil kerja samadalam uji pre klinis Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur dan Badan Pengawas Obat danMakanan (BPOM) yang dilansir di Jakarta, Rabu (10/3) siang, ekstrak daun jambu biji dipastikan bisa menghambatpertumbuhan virus dengue penyebab demam berdarah dengue (DBD). Bahan itu juga mampu meningkatkan jumlahtrombosit hingga 100 ribu milimeter per kubik tanpa efek samping. Peningkatan tersebut diperkirakan dapat tercapaidalam tempo delapan hingga 48 jam setelah ekstrak daun jambu biji dikonsumsi.Menurut Kepala BPOM dokter Sampurno, sampai saat ini obat demam berdarah memang belum ditemukan.
Tak heran bila pola pengobatannya pun hanya bersifat pendukung semata. Sampurno menambahkan, setelah uji lebih lanjut yangdilakukan tim peneliti yang dipimpin Profesor Doktor Sugeng Sugiarto itu, diharapkan ekstrak daun jambu biji dapatdijadikan obat antivirus dengue berupa suplemen yang dipasarkan ke masyarakat. Di antaranya dalam bentuk kapsulbuat orang dewasa dan sirup untuk anak-anak.Berdasarkan informasi yang dihimpun Liputan6.com dari berbagai sumber, sebenarnya di Bangkok, Thailand,
Badanflupandemi.comhttp://flupandemi.com/fp _PDF_POWERED _PDF_GENERATED 5 March, 2008, 02:29 Kesehatan Dunia (WHO) pernah berhasil membuat vaksin Dengue Divalen dan Trivalen, buat mengatasi wabah demamberdarah alias Dengue Hemorrhagic Fever. Namun sampai saat ini, vaksin tersebut belum dipasarkan di Indonesia.Alternatif yang muncul adalah memperbanyak minum air putih untuk mengembalikan homeostatis (kecenderunganmenetap dalam keadaan tubiuh normal dalam organisme) cairan tubuh.
Solusi lainnya adalah pasien diberi jus bambubiji yang memiliki kandungan vitamin C dan vitamin A yang tinggi. Vitamin C berfungsi dalam meningkatkan kecerdasansel, sedangkan vitamin A berfungsi menjaga regenerasi sel agar selalu tepat waktu.Kehadiran dua vitamin ekstra dalam ekstrak jambu biji tadi amat penting. Merujuk pada contoh kasus uji coba, pasienDBD yang menerima kapsul ekstrak jambu biji berdosis 3X2 setiap hari selama lima hari, mendapat pasokan trombositbaru lebih besar dari 100 ribu per ml pada hari terakhir. Itu lantaran asam amino dalam jambu biji mampu membentuktrombopoitin dari serin dan threonin, yang berfungsi dalam proses maturasi megakariosit menjadi trombosit.(BMI/TimLiputan 6 SCTV) Sumber : http://flupandemi.com/fp/index2.php?option=com_content&do_pdf=1&id=13 tgl 5 Februari 2008
05 Maret 2008
Ekstrak Daun Jambu Biji Bisa Mengatasi DBD
Langganan:
Posting Komentar (RSS)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar